JAKARTA, KOMPAS.com - Dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Bandung, Imam Ahmad menangis mengingat gaji pertamanya sebagai dosen tidak bisa ia berikan kepada orang tuanya yang berprofesi sebagai pedagang sayur.

Dalam sidang yang digelar, Senin (6/7/2026), Imam mengatakan, ia lulus kuliah magister berkat biaya dari orang tuanya.

Tetapi setelah menjadi dosen, ia tidak bisa memberikan gaji pertama karena gaji dosen yang begitu kecil."Orang tua saya membiayai saya S2 dan saya pun ketika saya sudah S2 menjadi dosen sangat ingin menyisihkan gaji saya untuk orang tua saya," ucap Imam dalam sidang.

Baca juga: Dosen Politala di MK: Berjuang dengan Gaji Pokok Karena Tunjangan Studi Harus Dikembalikan

Suaranya bergetar, Imam terlihat menahan tangis dalam podium sidang dan menumpahkan curahan hatinya kepada Majelis Hakim Konstitusi.