KOMPAS.com - Mantan Rektor Universitas Airlangga (Unair) Mohammad Nasih angkat bicara terkait kesaksian dosen Unair Cenuk Widiayastrisna Sayekti di sidang Mahmakah Konstitusi (MK) soal gaji dosen.

Cenuk mengatakan, bahwa ia hanya mrndapat gaji sebesar Rp 2,6 juta per bulan sebagai dosen tetap non-Aparatur Sipil Negara (ASN).Menurut Nasih, selama ini Cenuk telah mendapatkan gaji yang memang tidak terlalu besar, tetapi sebenarnya cukup untuk kehidupan.

"Memang tidak banyak tapi juga tidak sebegininya lah," kata Nasih dikutip dari akun Instagram resminya, Jumat (3/7/2026).

Nasih menjelaskan, berdasarkan laporan, pada tahun 2025 Cenuk telah menerima gaji, tunjangan, honor, dan Insentif dari Unair tidak kurang dari Rp 200 juta.

Baca juga: Dosen Unair Curhat ke MK, Lulusan S3 Australia Digaji Rp 2,6 Juta