JAKARTA, KOMPAS.com - Ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (25/5/2026), siang itu tak hanya dipenuhi perdebatan soal pasal undang-undang tapi juga curahan hati dari dosen.

Ruang sidang menjadi tempat bertumpuknya kisah tentang kehidupan dosen yang jauh dari bayangan sejahtera.Satu demi satu cerita mengalir. Ada dosen yang harus mencari pekerjaan tambahan demi mencukupi kebutuhan keluarga.

Ada calon akademisi yang mengubur cita-cita menjadi dosen karena gaji dianggap tak menjanjikan.

Ada pula pengajar yang memilih meninggalkan Indonesia demi kehidupan yang lebih layak di luar negeri.

Baca juga: Di Sidang MK, Asosiasi Ungkap Banyak Dosen Cari Kerja Tambahan karena Gaji Rendah