SURABAYA, KOMPAS.com – Kebijakan penghentian sementara operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah memicu kekhawatiran besar bagi para pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur.
Para pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Jawa Timur meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan tersebut, mengingat besarnya investasi modal yang telah mereka gelontorkan untuk mendukung program strategis nasional ini.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GAPEMBI Jawa Timur, Makhrus Sholeh, menegaskan bahwa kebijakan penghentian operasional selama libur sekolah perlu dipertimbangkan secara mendalam agar tidak menimbulkan dampak ekonomi yang merugikan para mitra."Teman-teman mitra banyak yang menggunakan dana pihak ketiga. Kalau pinjaman bank kan tidak mengenal waktu. Cicilan tetap harus dibayar setiap bulan," ujar Makhrus saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (22/6/2026).
Baca juga: Ratusan Siswa di Batam Aksi Dukung MBG, Disdik: Kami Hanya Menawarkan jika Mau Ikut
Dapur Nganggur, Biaya Operasional Tetap Berjalan













