JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) mengkritik penghapusan insentif untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) disetop selama libur sekolah.
Ketua Umum DPP GAPEMBI, Alven Stony menilai kebijakan tersebut tidak masuk akal dan melanggar perjanjian kerja sama (PKS) antara BGN dengan mitra."Selama libur mau dihapuskan insentif itu adalah sesuatu yang kurang masuk akal, karena PKS-nya dilanggar. PKS itu tanda tangan dan mitra," ujar Alven dalam konferensi pers, dikutip dari siaran Youtube Kompas TV, Kamis (18/6/2026).
Baca juga: GAPEMBI Tolak MBG Disetop saat Libur Sekolah: Berdampak ke Insentif, Honor, dan Supplier
Jika penghapusan insentif dilakukan, ia menilai seharusnya BGN terlebih dahulu berdiskusi dengan mitra SPPG sebelum pengambilan kebijakan.
Namun, BGN disebutnya tidak berdiskusi terlebih dahulu dengan mitra SPPG untuk membuat adendum dari perjanjian kerja sama yang sudah diteken.















