KOMPAS.com - Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai masih akan terjebak dalam pola lingkaran yang sama.

Meski Presiden AS Donald Trump berulang kali mengeklaim bahwa kesepakatan damai sudah dekat, para analis justru memprediksi konflik ini berpotensi menjadi "perang beku" (frozen war).

Sejumlah poin krusial dinilai masih menjadi kendala besar. Alih-alih mempercepat penyelesaian, perbedaan pandangan ini diprediksi akan mempersulit implementasi kesepakatan di lapangan.Baca juga: Optimistis AS-Iran Segera Damai, PM Pakistan Bocorkan Situasi Terkini

Kegagalan taktik militer Trump

Klaim Trump mengenai akhir konflik yang sudah dekat bahkan menuai ejekan secara luas, baik di AS maupun di Iran, mengingat negosiasi semakin berlarut-larut selama berminggu-minggu.