WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu (27/6/2026) memperingatkan kehancuran Iran jika pasukannya dipaksa untuk melanjutkan perang.

Ia turut menuduh Teheran melanggar gencatan senjata yang disepakati dua pekan lalu."Pesawat-pesawat AS baru saja menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, serta situs radar pantai, karena melanggar perjanjian gencatan senjata, lagi!" tulis Trump di Truth Social, dikutip dari AFP.

"Mungkin akan tiba saatnya kita tidak lagi mampu bersikap rasional dan akan terpaksa menyelesaikan secara militer pekerjaan yang telah kita mulai dengan sangat sukses. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi!" sambungnya.

Baca juga: AS Serang Iran Dua Hari Beruntun, Perdamaian di Ambang Kehancuran?

AS serang Iran dua hari beruntun