KOMPAS.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat. Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa negaranya akan melanjutkan serangan terhadap Iran setelah kedua negara terlibat aksi saling serang dalam beberapa hari terakhir.
Trump memastikan akan menyerang Iran pada Rabu (10/6/2026) waktu setempat. Karena perbedaan waktu, serangan tersebut diperkirakan terjadi pada Kamis (11/6/2026) hari ini waktu Indonesia. "Kami telah menggempur mereka habis-habisan kemarin, dan kami akan menggempurnya lagi habis-habisan hari ini," kata Trump di Oval Office pada Rabu (10/6/2026), seperti dikutip dari BBC.
Trump bahkan mengklaim bahwa Iran telah mengalami kekalahan secara militer.
Serangan terbaru AS dilakukan pada Selasa (9/6/2026), setelah Trump menyatakan Iran bertanggung jawab atas jatuhnya sebuah helikopter Angkatan Darat AS.
Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengaku telah menyerang sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.













