Analis memprediksi bahwa konflik AS-Iran akan menjadi perang beku karena Trump tak memiliki tujuan jelas, sehingga taktiknya gagal.

Hubungan AS-Iran makin panas. Setelah saling serang, Trump tegaskan militer AS siap lancarkan serangan balasan habis-habisan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali membuktikan dirinya sebagai narator yang paling tidak bisa dipercaya dalam konflik AS-Iran.

Trump mengancam akan melancarkan serangan-serangan baru yang lebih keras terhadap Iran, setelah menuduh negosiator Teheran telah "mempermainkan" AS.

Iran menegaskan belum ada kesepakatan akhir dengan AS meski Trump mengumumkan "penyelesaian besar". Juru bicara Kemenlu Iran mengingatkan untuk skeptis.

Presiden AS Donald Trump membatalkan serangan terhadap Iran, mengisyaratkan kemungkinan kesepakatan. Diskusi dengan Iran telah mencapai kesepakatan awal.

Negosiasi AS-Iran terus berputar-putar. Trump bahkan 39 kali bilang deal sudah dekat, tetapi kenyataannya nihil.

Analis memprediksi bahwa konflik AS-Iran akan menjadi perang beku karena Trump tak memiliki tujuan jelas, sehingga taktiknya gagal.