WASIHNGTON, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump mengatakan, pembicaraan dengan Teheran pada Rabu (20/5/2026) kini berada di ambang batas antara kesepakatan damai atau kembali perang.

Trump telah memberikan sinyal yang saling bertentangan sejak mengumumkan perkembangan negosiasi pada Senin (18/5/2026). Ia juga telah membatalkan serangan baru untuk memberi waktu bagi negosiasi, beralih antara optimisme tentang kesepakatan dan ancaman tindakan lebih lanjut.

"Percayalah, ini sudah di ambang batas," kata Trump kepada wartawan di Pangkalan Gabungan Andrews dekat Washington ketika ditanya tentang perkembangan pembicaraan dengan Iran, dikutip dari AFP.

"Jika kita tidak mendapatkan jawaban yang tepat, semuanya akan berjalan sangat cepat. Kita semua sudah siap. Kita harus mendapatkan jawaban yang tepat, harus berupa jawaban yang benar-benar 100 persen tepat," lanjutnya.

Baca juga: AS Ancang-ancang Mulai Perang Lagi, Iran Tetap Tak Mau Tunduk