WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sejumlah pejabat senior Amerika Serikat (AS) pada Jumat (10/7/2026) mengungkapkan, pemerintahan Donald Trump kini meyakini kesepakatan nuklir dengan Iran semakin mustahil untuk dicapai.
Pengakuan ini menjadi sinyal kuat bahwa salah satu target utama kebijakan luar negeri Presiden Trump mungkin tidak akan pernah bisa digapai lewat jalur meja perundingan damai.Dikutip dari The Wall Street Journal, para pejabat Gedung Putih menegaskan, Iran harus segera merilis pernyataan resmi yang menjamin Selat Hormuz tetap terbuka bagi navigasi internasional, sekaligus menyetop aksi penembakan terhadap kapal dagang.
Salah seorang pejabat senior bahkan memberikan peringatan keras akan adanya konsekuensi militer yang serius apabila Teheran tidak memberikan jaminan tertulis tersebut paling lambat pada Sabtu (11/7/2026).
Baca juga: Trump Ancam Serang Teheran dengan 1.000 Rudal jika Iran Coba Membunuhnya
Sinyal perubahan strategi Trump






