JAKARTA, KOMPAS.com-Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyebut pengumuman pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memicu kepanikan di pasar sawit.
PT DSI dibentuk sebagai perusahaan negara yang akan menjadi eksportir tunggal komoditas strategis, termasuk sawit.
Ketua Umum GAPKI, Edy Martono, mengatakan pengumuman tersebut membuat harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar domestik anjlok.“Kita juga panik dengan kondisi ini kenapa? Contoh nih ya, waktu di ee sebelum pidato Bapak Presiden itu harga masih Rp 15.300 CPO ya di Dumai (Riau),” kata Edy saat ditemui di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
“Kemudian hitungan jam hanya hitungan jam, 2 jam kemudian harga langsung turun di Rp 14.500,” lanjut Edy.
Baca juga: Ekspor Sawit RI Merosot pada Maret 2026, China dan India Kurangi Impor












