IHSG ambruk, rupiah tertekan, dan arus modal asing keluar. Artikel ini mengupas 5 kekhawatiran yang membuat kredibilitas Indonesia dipertanyakan investor global.

IHSG mengalami tekanan jual yang semakin dalam pada awal perdagangan Rabu (3/6/2026). Hingga sekitar pukul 10.30 WIB, indeks anjlok 196,579 poin.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terpuruk menjelang penutupan sesi pertama perdagangan Rabu (3/6/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah nyaris 5% pada penutupan perdagangan sesi I perdagangan hari ini, Rabu (3/6). Ada apa?

IHSG melemah hingga 4,11% atau turun 254,36 poin ke 5.941,06 saat penutupan perdagangan hari ini.

IHSG ambruk 4,11% imbas tekanan jual masif pasca pelemahan rupiah dan peringkat Baa2 Danantara.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok hampir 5% pada perdagangan Rabu (3/6).

IHSG ambruk 4,11%, sinyal krisis kepercayaan pasar. Hendra Wardana ungkap faktor domestik jadi pemicu utama, bukan hanya konflik AS-Iran.

IHSG ambruk, rupiah tertekan, dan arus modal asing keluar. Artikel ini mengupas 5 kekhawatiran yang membuat kredibilitas Indonesia dipertanyakan investor global.

IHSG dibuka melemah 4,15% menjadi 5.693, dipicu tekanan jual dan ketidakpastian global. Analisis menunjukkan potensi penurunan ke level 5.350-5.400.

Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara soal pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dua hari terakhir.

Investor diminta untuk kembali mengevaluasi fundamental emiten sebelum memutuskan investasinya.

IHSG telah terkoreksi 38 persen dari posisi puncaknya. Bahkan, pelemahan indeks saat ini lebih dalam dibandingkan saat pandemi Covid-19.

IHSG anjlok 4,20 persen ke level 5.594. Analis menilai tekanan ini dipicu turunnya kepercayaan investor.

"Jadi, kendala utama adalah persepsi negatif terhadap ekonomi kita, yang nggak terlalu benar karena APBN kita bagus, ekonominya tumbuh cukup bagus," katanya.