JAKARTA, KOMPAS.com-Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga menjadi salah satu bursa dengan kinerja terburuk di Asia dinilai tidak lepas dari menurunnya kepercayaan investor terhadap pasar modal domestik.

Pemerintah juga dinilai terlambat merespons kekhawatiran investor sehingga sentimen negatif terus membebani pasar saham.

Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, mengatakan pemerintah dan regulator terlambat merespons penurunan kepercayaan di pasar.Meski demikian, ia melihat mulai muncul sinyal positif dari upaya pemerintah membuka ruang komunikasi dengan pelaku industri pasar modal.

“Bisa dibilang begitu (pemerintah terlambat respon pasar), namun kabar baik dari kebijakan kita bisa lihat dari diskusi jajak pendapat yang diinisiasi MPR bersama para praktisi dari industri pasar modal pada Kamis lalu,” ujar Faris saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/6/2026).

Baca juga: IHSG Anjlok 4,20 Persen, Asing Lepas Saham Rp 3,7 Triliun