JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah, pasar modal Indonesia justru kembali mengalami tekanan besar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 3,46 persen ke level 6.370.

IHSG menjadi salah satu indeks dengan performa terburuk di kawasan, padahal mayoritas bursa regional relatif stabil dan sebagian bahkan berhasil menguat.Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai kondisi pasar saham Tanah Air saat ini bukan hanya dipengaruhi faktor eksternal, tetapi juga mencerminkan mulai rapuhnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi dan stabilitas pasar keuangan nasional dalam jangka pendek.

Baca juga: IHSG Hari Ini Ditutup Melemah, Anjlok 3,46 Persen ke Level 6.370,68

Secara global, sentimen pasar mulai membaik setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda rencana serangan terhadap Iran demi membuka ruang negosiasi damai.