IHSG ambruk 3,46% saat sentimen global membaik. Tekanan domestik, rapuhnya kepercayaan investor, dan pelemahan rupiah jadi penyebab utama. Pidato Prabowo dinanti.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) di tengah tekanan pasar global

IHSG anjlok 4,64 persen di tengah tekanan jual tak terbendung. Arus dana asing keluar, risiko geopolitik, dan pelemahan rupiah jadi pemicu.

IHSG anjlok 4,35% pada sesi perdagangan Senin (18/5/2026) akibat aksi jual investor asing pada saham big caps.

IHSG menjadi bursa saham terlemah di kawasan Asia hari ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah sejak pembukaan perdagangan hari ini, Senin (18/5). IHSG terpantau terus melemah mendekati level 6.300-an.

Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, Senin (18/5). IHSG melemah lebih dari 4% ke level 6.400-an. Apa yang terjadi?

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (18/5) imbas akumulasi sentimen global.

IHSG ambruk 3,46% saat sentimen global membaik. Tekanan domestik, rapuhnya kepercayaan investor, dan pelemahan rupiah jadi penyebab utama. Pidato Prabowo dinanti.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hampir 2% di sesi awal perdagangan hari ini, Kamis (21/5/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, Kamis (21/5).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap biang kerok Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok sendirian di Asia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona merah pada perdagangan Jumat (22/5/2026)