JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada sesi satu perdagangan Jumat (26/6/2026). Indeks merosot 2,7 persen ke level 5.835, dipicu oleh kejatuhan bursa saham Asia, serta aksi ambil untung (profit taking) yang menekan mayoritas saham di dalam negeri.

Di tengah tekanan yang melanda pasar, hanya segelintir saham berkapitalisasi besar yang masih mampu bertahan di zona hijau.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 0,82 persen, disusul PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 0,34 persen dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menguat 0,74 persen.Dari sisi sektoral, indeks industri dan basic melemah.

Baca juga: Daftar 10 Saham yang Paling Banyak Dijual Asing saat IHSG Sesi I Anjlok

Penurunan ini dipicu oleh anjloknya saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang turun 11,22 persen, serta PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang merosot 11,70 persen.