Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah sejak awal pembukaan pada Senin (8/6) pagi. Mengutip detikFinance, situasinya terus menurun hingga level 5.400-an. Menurut RTI pada pukul 09.05 WIB tadi, IHSG dibuka melemah 182,44 poin atau 3,26%, dan berada di level 5.412,32. IHSG dibuka pada level 5.486,11 dan bergerak pada rentang terendah 5.370,32 hingga tertinggi 5.490,11.Sejumlah pihak justru melihat fenomena big banks yang ikut terdampak dalam situasi tersebut. Sejumlah saham bank mulai dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kompak turun. BBCA bahkan merosot di level Rp 4.800 atau melemah 4%.Merangkum detikFinance, BMRI juga terkoreksi 1,33% ke harga Rp 4.440 per saham. Angka ini selisih Rp 70 dibanding harga sebelumnya yang berada ddi level Rp 4.510 per saham.
Koreksi juga dialami oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar 0,80% ke harga Rp 3.740 per saham. Pada pembukaan perdagangan, BBNI sempat menguat pada harga Rp 3.800 per saham.Mengutip CNBC Indonesia, pelemahan hingga 4% pagi tadi terjadi sekitar 10 menit. Dalam waktu tersebut, sejumlah pelaku saham langsung melakukan aksi jual besar-besaran. Tindakan agresif ini mengindikasikan adanya kepanikan yang bermuara pada pelemahan sejumlah saham.Secara umum, situasi ini tentu saja berkaitan dengan eskalasi geopolitik yang terus meningkat. Tidak hanya itu, spekulasi soal memburuknya ekonomi RI oleh investor asing juga menyumbang kondisi IHSG hari ini.Sebelumnya, tekanan juga muncul usai ramai-ramai isu 'sell Indonesia'. Gerakan ini merujuk pada rencana aksi jual saham oleh sejumlah investor luar negeri usai membaca perkembangan sentimen ekonomi Indonesia. Terkait hal ini, Pemerintah melalui Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menuturkan jika para investor perlu melihat secara gamblang situasi yang tengah terjadi di lapangan.Ia juga mengajak investor mencermati data-data ekonomi Indonesia secara lebih mendalam sebelum mengambil menarik investasi. Ia kembali mengatakan jika fundamental ekonomi nasional saat ini masih berada dalam kondisi yang baik."Jadi, teman-teman investor tolong lihat lebih detail, pahami kondisi ekonomi kita seperti apa. Yang bisa saya katakan sekarang adalah fiskal bagus, ekonomi bagus, kepemimpinan bapak presiden masih cukup kuat untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan strategi pembangunan presiden," kata Purbaya dikutip dari detikFinance Sabtu (6/6).Lalu bagaimana langkah pemerintah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi pelemahan indeks saham yang kian mengkhawatirkan? Simak diskusinya dalam detikSore!Menuju segmen berita daerah, detikSore akan mengulas peristiwa kriminal yang melibatkan seorang mahasiswa di Kota Semarang. Seperti ditulis detikJateng, seorang mahasiswa beinisial IM (23) menggasak setidaknya 40 motor dengan modus sewa.Usai berhasil mengiming-imingi para korban dengan harga sewa yang mahal, motor para korban kemudian digadaikan. Peristiwa ini mencuat usai para korban melaporkan kasus ini ke polisi. Seperti apa detail modusnya? Simak ulasannya dalam Berita Nusantara.Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia."Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"








