JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan jual besar-besaran menghantam pasar saham Indonesia pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambruk 4,11 persen atau terkoreksi 254,36 poin ke level 5.941,066, setelah sempat menyentuh titik terendah harian di 5.841,996.

Sejak awal perdagangan, IHSG langsung bergerak di zona merah dan tidak mampu keluar dari tekanan hingga akhir sesi.

Indeks dibuka pada posisi 6.207,102 dan sempat menyentuh area tertinggi di 6.213,801.Namun, derasnya aksi jual membuat IHSG terus melorot hingga menembus angka psikologis 6.000.

Baca juga: IHSG Anjlok 4 Persen, Asing Jual Bersih Rp 864 Miliar

Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Azharys Hardian, menilai, penurunan tajam indeks hingga menyentuh level 5.941 dipicu oleh sentimen domestik dan eksternal yang secara bersamaan menekan kepercayaan pelaku pasar.