SURABAYA, KOMPAS.com - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) menyebut hanya satu satwa gajah bernama Dumbo yang mati selama periode 2016-2024.

Sebagaimana diungkap Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, selama periode itu terjadi dugaan korupsi dana operasional dan pakan satwa yang menyeret Choirul Anwar, mantan Direktur Utama (Dirut) KBS periode 2016-2024.Direktur Operasional dan Umum Perumda KBS, Nurika Widyasanti menerangkan, gajah di KBS meninggal pada 2021 diduga karena penyakit elephant herpesvirus atau virus herpes.

“Selama periode tersebut hanya ada satu satwa yang meninggal, gajah Dumbo karena memang terserang penyakit. Sudah kita upayakan semaksimal mungkin untuk dilakukan pengobatan, tapi tetap tidak terselamatkan,” kata Nurika, Sabtu (25/7/2026).

Baca juga: Dokter KBS Pastikan Tak Ada Keterlambatan Penanganan Satwa Sakit

Ia menjelaskan, selama periode tersebut kasus kematian satwa memang ada, tapi karena penyebab alami seperti usia, bukan kekurangan pakan.