JAKARTA, KOMPAS.com - Para calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan oleh Hanania Travel membawa pemilik travel tersebut, Farhan, ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (28/2026).

Sebelum dibawa ke Polda Metro Jaya, bos Hanania Travel sempat menemui ratusan calon jemaah di kantor cabang perusahaannya yang berada di gedung EightyEight, kawasan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan itu, owner Hanania Travel mengakui tidak bisa memberangkatkan calon jemaah umrah kloter Juni-Juli 2026 yang jumlahnya sekitar 1.260-an orang.Baca juga: Calon Jemaah Umrah Geruduk Kantor Hanania Travel di Kokas, Owner Dibawa ke Polda Metro

"Ada tiga poin tadi disampaikan. Pertama, dia tidak bisa memberangkatkan untuk Juni-Juli, karena ada persoalan internal perusahaan," ujar salah satu calon jemaah, Rosa (50), bukan nama sebenarnya saat dijumpai Kompas.com di kantor cabang Hanania Travel, Kamis.

Kedua, sebagai opsi penyelesaian, pemilik menyarankan agar calon jemaah yang gagal berangkat dialihkan dengan menggandeng travel umrah lain.