TEHERAN, KOMPAS.com - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan memaksa kapal tanker Amerika Serikat berbalik arah di dekat Selat Hormuz.

Langkah itu dilakukan setelah kapal itu mencoba melintas dengan sistem radar dimatikan.Kabar tersebut diwartakan oleh kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, Kamis (28/5/2026) pagi.

Baca juga: Putri Donald Trump jadi Target Pembunuhan Seseorang yang Terkait IRGC

Mengutip sumber militer yang mengetahui informasi tersebut, Tasnim menyebut pasukan angkatan laut IRGC merespons dengan cepat terhadap kapal tersebut.

IRGC bahkan melepaskan tembakan peringatan ke arahnya dan memaksa kapal itu mundur, sebagaimana dilansir Anadolu via Antara.