Teheran -
Media-media Iran melaporkan sedikitnya empat orang tewas akibat serangan terbaru Amerika Serikat (AS), yang dilancarkan bersama Israel, terhadap kapal-kapal Teheran di perairan dekat Selat Hormuz.Kantor berita Fars, seperti dilansir Middle East Eye dan Anadolu Agency, Selasa (26/5/2026), melaporkan bahwa jet-jet tempur AS dan Israel menyerang kapal-kapal Iran di perairan Pulau Larak, yang terletak di Selat Hormuz.Laporan Fars menyebut serangan terbaru AS-Israel itu menewaskan "beberapa warga negara Iran". Namun, Fars tidak mengonfirmasi jumlah pasti korban tewas. Laporan sejumlah media lokal Iran lainnya menyebut sedikitnya empat orang tewas dalam serangan tersebut. Serangan terbaru AS dan Israel ini terjadi saat gencatan senjata rapuh, yang diberlakukan sejak awal April lalu, masih bertahan setelah berhasil menghentikan serangan-serangan.Tidak diketahui secara jelas apakah serangan di dekat Selat Hormuz ini merupakan serangan yang sama yang diumumkan Komando Pusat AS (CENTCOM) sebelumnya.CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di kawasan Timur Tengah, mengklaim pasukannya menargetkan peluncur rudal dan kapal-kapal Iran yang diduga sedang memasang ranjau laut di wilayah selatan negara tersebut. CENTCOM menyebut serangan terbaru itu sebagai "serangan pertahanan diri"."Pasukan AS melancarkan serangan-serangan pertahanan diri di wilayah Iran bagian selatan untuk melindungi pasukan kami dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran," kata juru bicara CENTCOM, Kapten Tim Hawkins, dalam sebuah pernyataan kepada Fox News.











