YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berupaya menghubungi dua alumni yang dikaitkan dengan dugaan pemalsuan riset berbasis AI untuk memperoleh travel grant konferensi internasional di Denmark.
Dua nama yang ramai dibicarakan di media sosial itu adalah Rifaldy Fajar dan Prihantini.Wakil Rektor Bidang Akademik UNY Nur Hidayanto mengatakan, kampus menemukan nama Rifaldy Fajar dan Prihantini dalam database alumni.
Meski demikian, pihak universitas belum dapat memastikan apakah keduanya merupakan sosok yang sama dengan yang disebut dalam unggahan media sosial.
"Dua nama itu memang ada di database kami, tapi kami enggak tahu namanya itu sama atau tidak, kan kami enggak tahu," ujar Prof Nur Hidayanto saat dikutip dari Kompas.com, Selasa (26/05/2026).
Baca juga: Lahan 8,7 Hektar Depan Pasar Sido Makmur Blora Disulap Jadi Kampus UNY, Angkatan Pertama Masuk 2027












