YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Prihantini, sosok yang namanya ramai dikaitkan dengan dugaan pemalsuan riset berbasis kecerdasan buatan atau AI dalam konferensi internasional di Denmark, menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang menyeret Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Permintaan maaf itu disampaikan Prihantini saat dihubungi pihak kampus untuk dimintai klarifikasi mengenai isu yang beredar.Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Nur Hidayanto, mengatakan pihak universitas telah mencoba menghubungi dua nama yang ramai dibicarakan di media sosial (medsos), yakni Rifaldy Fajar dan Prihantini.

Namun, kata Nur, hanya Prihantini yang dapat dihubungi, sedangkan nomor Rifaldy Fajar belum dapat tersambung.

Baca juga: Didakwa Bakar Tenda Polisi, Mahasiswa UNY Perdana Arie Ajukan Eksepsi, Sebut Dakwaan Jaksa Copy Paste

Selain meminta maaf, Prihantini juga menjelaskan bahwa terdapat miskonsepsi yang berkembang cepat di medsos tanpa konfirmasi langsung kepada dirinya.