YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sedang menelusuri kebenaran dua alumnus yang menjadi perbincangan di media sosial karena dituding memalsukan riset.

Dugaan ini mencuat setelah ramai menjadi pembahasan di media sosial. Informasi tersebut diunggah oleh sebuah akun instagram.

Unggahan itu menyebutkan bahwa hal ini terungkap di konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 -konferensi untuk para ahli pneumonia- yang diadakan di Kopenhagen, Denmark.Dalam unggahan tersebut juga dituliskan soal modus berganti-ganti nama saat presentasi.

Riset serta data yang disampaikan juga dituding palsu karena dibuat dengan AI.

Baca juga: RI Perlu Perkuat Riset agar Hilirisasi Nikel Bisa Dukung Program PLTS 100 GW