KOMPAS.com - Sejak tahun 2019, Amerika Serikat (AS) memasukkan Huawei ke daftr hitam (entity list) dengan dalih mengancam keamanan nasional.

Setelah masuk daftar ini, Huawei dilarang menggunakan teknologi AS untuk pengembangn produknya. Demikian pula perusahaan AS, tidak boleh menggunkan komponen buatan Huawei.Meski tujuh tahun diblokir, Huawei tidak diam. Perusahaan asal China ini berupaya berdaya meski serba terbatas.

Kini, Huawei semakin percaya diri. Bahkan, mereka sesumbar bisa merancang teknologi chip canggih baru. Huawei juga mengklaim akan membuat chip setara proses fabrikasi 1,4 nanometer (nm) pada tahun 2031.

Baca juga: Selisih Rp 1,3 Juta, Ini Bedanya Huawei Watch Fit 5 dan Fit 5 Pro

Pernyataan ini disampaikan Huawei dalam acara International Symposium of Circuits and Systems (ISCAS) di Shanghai.