Washington DC -
Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan, termasuk membuka lagi Selat Hormuz seperti sebelum perang. Kesepakatan itu dilaporkan tercapat berkat komitmen Iran memusnahkan uranium yang diperkaya tinggi.Dirangkum detikcom, Senin (25/5/2026), kabar tentang kesepakatan itu dilaporkan oleh media terkemuka AS, New York Times (NYT), seperti dilansir Anadolu Agency. Pejabat AS yang enggan disebut namanya menyebut kesepakatan itu belum ditandatangani dan masih menunggu persetujuan akhir dari Presiden AS Donald Trump dan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.Prosesnya disebut dapat memakan waktu beberapa hari. Pejabat AS itu menekankan metode pemusnahan uranium yang diperkaya tinggi milik Iran masih dalam tahap negosiasi. Kesepakatan yang diusulkan tersebut, menurut pejabat AS yang dikutip NYT, tidak membahas pasokan rudal Iran maupun moratorium pengayaan uranium. Dia mengatakan masalah-masalah itu diharapkan akan ditangani dalam pembicaraan lanjutan.Menurut laporan media AS lainnya, Fox News, pejabat Washington juga mengindikasikan AS dapat mempertimbangkan 'akomodasi yang signifikan' terkait pelonggaran sanksi jika Iran setuju membuat konsesi serupa mengenai pasokan uranium yang diperkaya tinggi miliknya.













