KOMPAS.com - Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan prinsip untuk pembukaan kembali Selat Hormuz, menurut seorang pejabat AS pada Minggu (24/5/2026).
Namun, pengumuman tersebut menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab, mulai dari seberapa cepat pengiriman normal melalui selat tersebut dapat dilanjutkan dan kapan harga minyak akan mulai turun."Jawaban singkatnya adalah tidak ada yang tahu," Kepala Ekonom High Frequency Economics, kata Carl Weinberg, dikutip dari New York Times, Minggu.
"Satu hal yang pasti, harga tidak akan turun dengan cepat,” sambungnya.
Baca juga: AS Serang Duluan, Kini Salahkan Iran jika Kesepakatan Gagal
Penuh ketidakpastian











