JAKARTA, KOMPAS.com - Harga minyak dunia kembali bergerak fluktuatif di tengah ketidakpastian konflik Timur Tengah dan potensi kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pasar minyak global kini menghadapi tekanan berat akibat penutupan Selat Hormuz yang telah berlangsung selama berbulan-bulan dan memangkas jutaan barrel pasokan harian dunia.Dikutip dari OilPrice, Rabu (27/5/2026), pada awal pekan ini, harga minyak dunia sempat melemah setelah muncul laporan kesepakatan antara AS dan Iran segera tercapai.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Bervariasi, Selasa (26/5) Perdamaian AS-Iran Dibayangi Ketidakpastian

SHUTTERSTOCK/GAS-PHOTO Ilustrasi harga minyak mentah.

Harga minyak mentah Brent bahkan turun di bawah 100 dollar AS per barrel untuk pertama kali dalam beberapa hari terakhir.