Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku yakin kesepakatan antara AS dengan Iran segera tercapai. Salah satu poin yang ada dalam perjanjian itu ialah dibukanya Selat Hormuz tanpa pungutan tarif dari Iran.Dilansir CNN dan Axios, Minggu (24/5/2026), Trump menyebut kesepakatan dengan Iran sebagian besar telah dinegosiasikan. Dia mengatakan draf kesepakatan menunggu finalisasi dari AS, Iran dan beberapa negara."Sebuah kesepakatan sebagian besar telah dinegosiasikan, dan masih menunggu finalisasi antara Amerika Serikat, Republik Islam Iran, dan berbagai negara lain," tulis Trump di Truth Social. Trump menyebut dirinya telah berkomunikasi dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) hingga Raja Yordania Abdullah terkait kesepakatan itu. Dia menyebut kesepakatan itu segera diumumkan."Selain banyak elemen lain dari Perjanjian tersebut, Selat Hormuz akan dibuka," tulis Trump. Sementara, Axios melaporkan sejumlah poin kesepakatan. Sumber dari pejabat AS menyebut kesepakatan yang hampir ditandatangani itu mencakup perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, Selat Hormuz akan dibuka kembali, Iran dapat menjual minyak secara bebas, dan negosiasi akan diadakan untuk membatasi program nuklir Iran.Kesepakatan ini akan menghindari makin parahnya perang dan mengurangi tekanan pada pasokan minyak global. Namun, belum jelas apakah kesepakatan ini akan menghasilkan perjanjian perdamaian yang langgeng.