TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintahan Iran membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait kesepakatan perdamaian yang akan melibatkan pembukaan Selat Hormuz sepenuhnya.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan bahwa kedua pihak hampir mencapai kesepakatan yang akan membuka jalur air penting itu.Namun pada Sabtu (23/5/2026), kantor berita semi-resmi Iran Fars News, yang terkait dengan Garda Revolusi Iran (IRGC), merilis pernyataan yang mengatakan "jika kesepakatan tercapai, Selat Hormuz akan tetap berada di bawah pengelolaan Iran."

Baca juga: AS dan Sekutu Siapkan Rencana B jika Iran Tolak Buka Selat Hormuz

Laporan itu juga menyatakan meskipun Iran mengizinkan lalu lintas kapal kembali ke tingkat sebelum perang, "ini sama sekali tidak berarti 'lalu lintas bebas' seperti situasi sebelum perang."

Trump sendiri telah mengeluarkan pernyataan bahwa Washington dan Teheran semakin dekat untuk menyelesaikan kesepakatan.