WASHINGTON DC KOMPAS.com - AS dan Iran dikabarkan hampir menandatangani kesepakatan yang melibatkan perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, demikian dilaporkan Axios yang mengutip seorang pejabat AS, Sabtu (23/5/2026).

Baik Trump maupun para mediator telah mengindikasikan kemungkinan kesepakatan damai dapat diumumkan pada Minggu (24/5/2026), meskipun belum final dan masih bisa gagal.Pejabat AS itu memberikan garis besar rinci dari draf tersebut, yang sebagian besar telah diverifikasi oleh sumber lain yang dekat dengan pembicaraan.

Namun, rinciannya belum dikonfirmasi oleh pihak Iran, meskipun Teheran juga mengindikasikan bahwa kesepakatan sudah hampir tercapai.

Di sisi lain, masih belum jelas apakah kesepakatan ini akan menghasilkan perjanjian perdamaian abadi yang juga membahas tuntutan nuklir Presiden Trump.

Baca juga: Pejabat AS Klaim Iran Setuju Serahkan Pasokan Uranium