Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja BUMN dan manajemen Danantara. Dividen BUMN diproyeksikan naik hingga Rp 200 triliun pada 2026, tanpa PMN.

Program konsolidasi dan transformasi BUMN yang dijalankan Danantara sejak awal pembentukannya mulai menunjukkan hasil yang konkret.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan BUMN milik rakyat, bukan penguasa. Ia rencanakan pengadilan khusus untuk evaluasi kinerja BUMN 30 tahun terakhir.

Presiden Prabowo Subianto menyinggung BUMN yang dinilai terkadang bekerja seenaknya.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tembus Rp 200 triliun di 2026.