Militer Iran dilaporkan mengadopsi taktik peluncuran rudal baru untuk mengecoh dan membingungkan sistem pertahanan udara AS.

Pihak militer AS menyatakan tidak ada kerusakan berarti dari serangan terbaru Iran itu. AS mengatakan seluruh rudal kiriman Iran berhasil dicegat.

ran telah meluncurkan 'serangan kejutan' menggunakan sejumlah rudal balistik ke pasukan AS di Timur Tengah pada Selasa (28/7/2026).