TEHERAN, KOMPAS.com - Militer Iran dilaporkan mengadopsi taktik peluncuran rudal baru untuk mengecoh dan membingungkan sistem pertahanan udara Amerika Serikat (AS).

Strategi ini mengandalkan rudal balistik Kheibar Shekan yang dikombinasikan dengan serangan drone berkecepatan tinggi dalam satu gelombang gempuran yang kompleks.Sejak pertempuran di Timur Tengah kembali memanas bulan ini, pasukan Iran berulang kali menembakkan Kheibar Shekan ke berbagai pangkalan militer yang menampung personel AS.

Baca juga: Lobi-lobi yang Redam Rencana Iran Balas Serangan Ukraina...

Kombinasi kecepatan dan manuver ekstrem

Para pejabat pertahanan AS mengungkapkan bahwa Iran kini tidak lagi meluncurkan rudal secara konvensional.