TEHERAN, KOMPAS.com – Militer Iran mengklaim telah melancarkan serangan drone peledak ke fasilitas Amerika Serikat (AS) di Kuwait.

Serangan tersebut menargetkan sejumlah fasilitas strategis miliknya AS di Pangkalan Udara Ahmed Al Jaber, Kuwait, pada Jumat (31/7/2026).Dalam pernyataan resminya, pihak militer Iran mendeskripsikan Pangkalan Udara Ahmed Al Jaber sebagai pusat utama bagi operasi udara, pengawasan, serta dukungan logistik AS.

Baca juga: Mayoritas Warga AS Sebut Perang Iran Sia-sia, Kepuasan ke Trump Anjlok

Sejumlah sasaran yang diserang oleh drone peledak tersebut meliputi hangar pesawat tempur, sistem komunikasi satelit, dan gudang peralatan di pangkalan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada komentar atau tanggapan resmi dari pihak Kuwait maupun AS terkait klaim dari laporan militer Iran tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu Agency.