Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei menyebut kesepakatan damai tak lepas dari keputusasaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menilai, Iran saat ini memiliki kepemimpinan yang lebih rasional.

Teks kesepakatan damai atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Iran dan AS belum dipublikasikan. Wakil Presiden AS JD Vance mengungkap alasannya.

“Ini adalah nota kesepahaman. Jika saya tidak menyukainya, kita akan kembali menembaki mereka, menjatuhkan bom di kepala mereka,” kata Trump.

Berikut isi pokok 14 poin perjanjian damai AS-Iran, salah satunya perang harus dihentikan di semua lini.

Iran menilai bahwa kesepakatan damai AS-Iran merupakan bukti kegagalan Washington.

Mantan Wapres AS Mike Pence Mike Pence mengecam keras kesepakatan damai antara Washington dan Iran.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani kesepakatan awal untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari.

Meski mengaku memiliki pandangan berbeda, Mojtaba tetap memberikan restu terhadap kesepakatan AS-Iran.

Kritik dari media-media top AS membanjiri Trump usai meneken kesepakatan damai dengan Iran. Media yang biasanya bersahabat pun ikut mengkritik.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan Teheran tidak akan mentolerir pelanggaran MoU oleh Amerika Serikat.

Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei menyebut kesepakatan damai tak lepas dari keputusasaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikecam partainya sendiri. Pasalnya, Trump telah menandatangani MoU damai dengan Iran.

Donald Trump membalas tuduhan Mojtaba Khamenei tentang putus asa dalam kesepakatan damai. Trump menegaskan Iran yang sebenarnya putus asa dan lemah.

Nota kesepahaman yang diteken Presiden Iran Masoud Pezeshkian bersama Presiden Donald Trump memicu perdebatan keras di antara elite politik.