TEHERAN, KOMPAS.com - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei buka suara terkait kesepakatan penghentian perang di Timur Tengah, yang ditandatangani oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Meski mengaku memiliki pandangan berbeda, Mojtaba tetap memberikan restu terhadap kesepakatan tersebut.
Ini merupakan reaksi pertama sang pemimpin tertinggi sejak nota kesepahaman antara Iran dan AS disepakati.Baca juga: Penasihat Mojtaba Khamenei Beri “Tes” untuk Trump demi Buka Jalan Damai
Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan yang dibacakan di televisi pemerintah pada Kamis (18/6/2026).
Dalam pesan itu, Mojtaba mengungkapkan alasan di balik keputusannya memberikan lampu hijau bagi kesepakatan dengan AS.















