Meski tak punya diler atau bengkel aktif, perusahaan Andri Mulyono menang proyek motor listrik BGN senilai Rp 1,1 triliun.

Andri Mulyono diduga melakukan penggelembungan harga alias mark up pengadaan motor listrik sampai harganya mendekati plafon anggaran.

Bagaimana bisa Andri Mulyono yang tidak punya bengkel dan diler motor listrik menjadi vendor pengadaan motor listrik BGN?