WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) telah menghentikan serangan ke Iran selama dua hari berturut-turut pada Minggu (26/7/2026).
Tidak ada serangan AS terhadap Iran yang dilaporkan sejak Jumat (24/7/2026), sementara Iran juga menahan diri untuk tidak menyerang sekutu AS di Timur Tengah.Kedua pihak sebelumnya saling bertukar serangan selama 13 hari dan membawa kawasan itu kembali ke ambang perang besar-besaran.
Pekan lalu, Presiden Donald Trump memutuskan pekan lalu untuk menunda rencana peningkatan serangan AS terhadap Iran, setidaknya untuk saat ini.
Baca juga: Murah, Akurat, dan Mematikan, Ketika Rudal Terbaik Iran Bikin AS Kelabakan
Amunisi AS dilaporkan menipis








