TEHERAN, KOMPAS.com - Amerika Serikat dan Iran kembali saling melancarkan serangan di seluruh Timur Tengah untuk hari kedua berturut-turut.

Hal ini semakin memperburuk gencatan senjata rapuh yang disepakati antara kedua negara pada April lalu.Dikutip dari BBC, Kamis (11/6/2026), Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan telah menyelesaikan serangkaian "serangan pertahanan diri" yang menargetkan situs militer, pengawasan, dan radar di Iran selatan.

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump bersumpah bahwa pasukannya akan menyerang Iran dengan keras, karena Teheran terlalu lama untuk mencapai kesepakatan.

Baca juga: Menilik Perahu Drone AS dalam Penyelamatan Kru Helikopter Apache di Selat Hormuz

Iran serang aset militer AS