TEHERAN, KOMPAS.com – Iran menyatakan akan menghentikan serangannya selama Amerika Serikat (AS) juga tidak melanjutkan pengeboman terhadap wilayahnya.
Pernyataan itu muncul setelah militer AS menghentikan sementara kampanye serangan udara selama dua hari terakhir atas keputusan Presiden Donald Trump untuk memberi ruang bagi jalur diplomasi.Meski demikian, Teheran mengaku masih meragukan bahwa jeda serangan tersebut menandai perubahan nyata dalam sikap Washington.
Baca juga: Terungkap, Ini Alasan Sebenarnya Trump Tunda Serangan ke Iran
Seorang pejabat senior Iran yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters pada Minggu (26/7/2026) bahwa posisi Teheran tetap berpegang pada prinsip "serangan dibalas serangan".
Menurutnya, Iran akan menghentikan operasi militernya selama AS tidak lagi melancarkan serangan.






