WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Untuk hari kedua berturut-turut, Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu (27/6/2026).

Sama seperti sebelumnya, serangan ini diklaim sebagai balasan atas serangan Iran terhadap kapal dagang di Selat Hormuz.Ini merupakan indikasi terbaru bahwa gencatan senjata di Timur Tengah mungkin berada di ambang kehancuran.

Diketahui, kedua negara telah menyepakati perjanjian damai dua pekan lalu dan ditandatangani oleh kedua pihak di Swiss.

Baca juga: Bahrain Mendadak Diserang Drone, Tuding Iran Pelakunya

Targetkan lokasi militer Iran