WASHINGTON DC, KOMPAS.com - "Budaya bungkam" di internal Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) diduga menjadi pemicu ditutup-tutupinya masalah kekurangan persediaan rudal dari Gedung Putih, di tengah rencana AS meningkatkan serangan ke Iran.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran bahwa Presiden Donald Trump tidak mendapatkan gambaran utuh mengenai kesiapan militer AS.

Laporan The Telegraph pada Selasa (21/7/2026) mengungkapkan, sejumlah sumber anonim menuding Pentagon sengaja menyembunyikan skala kekurangan rudal pencegat yang dibutuhkan jika operasi militer terhadap Iran kembali ditingkatkan.Baca juga: Iran Ternyata Targetkan Air Force One Baru, Bikin Trump Ganti Pesawat

Seorang sumber internal mengungkapkan, enggan menyampaikan kabar buruk kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth menjadi alasan munculnya "budaya bungkam" di lingkungan Pentagon.

"Memberikan kabar buruk atau bahkan informasi yang realistis tampaknya tidak berakhir baik bagi siapa pun," kata sumber tersebut.