Penulis: Ayu Purwaningsih/DW Indonesia
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Tarif sebesar 25 persen terhadap Brasil diberlakukan, setelah Washington menuduh negara terbesar di Amerika Latin tersebut melakukan praktik perdagangan yang tidak adil.Keputusan itu diambil menyusul penyelidikan oleh pemerintah Amerika Serikat yang berlangsung selama satu tahun.
Kebijakan ini memicu penolakan keras. Namun, Wakil Presiden Brasil, Geraldo Alckmin, mengatakan dalam konferensi pers pada hari Selasa (21/07) bahwa Brasil akan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut melalui negosiasi, bukan dengan tindakan balasan.
Berbagai produk seperti daging sapi, kopi, dan suku cadang pesawat dibebaskan dari tarif tersebut.
Baca juga: Trump Restui Arab Saudi Punya Nuklir Sipil, Buka Jalan Pengayaan Uranium












