JAKARTA, KOMPAS.com - Tinggal di rumah sepetak berukuran 3 x 3 meter tentu saja bukan menjadi impian banyak orang.
Namun, kondisi tersebut terpaksa harus dijalani mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, namun ingin tetap tinggal di Jakarta demi mendapat pekerjaan.Salah satunya perempuan asal Pemalang, Jawa Tengah, Rini (43), yang mengaku sudah mengandalkan kontrakan murah meriah di kawasan Kampung Bandan, Jakarta Utara, sejak pertama kali merantau ke ibu kota di tahun 2004.
Baca juga: Potret Kontrakan Rp 300.000 di Jakut, Bangunan Rapuh di Belakang Kawasan Komersil
Kala itu pendapatan Rini sebagai penjaga warung makan sangat minim, sehingga hanya mampu menyewa rumah sepetak semipermanen di dekat rel kereta api Kampung Bandan.
Dekat mata pencarian







