JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah hiruk-pikuk Jakarta sebagai kota metropolitan, ada kelompok masyarakat yang nyaris luput dari perhatian, hidden homeless.
Mereka adalah individu yang tidak memiliki tempat tinggal, menjalani kehidupan nomaden, tapi seperti pekerja urban pada umumnya.Pada siang hari, mereka tampak “normal”, bekerja. Namun saat malam tiba, halte, stasiun, masjid, hingga pos kelurahan berubah menjadi tempat mereka merebahkan tubuh.
Baca juga: Dibangun Rp 15,5 Miliar, JPO Marunda Rusak dan Jadi Tempat Tidur Gelandangan
Ciri mereka kerap serupa.
Sebagian besar membawa tas ransel atau tote bag berisi pakaian ganti, botol minum, sarung, atau barang penting lain yang selalu dibawa ke mana pun.







