JAKARTA, KOMPAS.com – Tekanan ekonomi masih menjadi sumber stres utama bagi sebagian warga Jakarta. Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat membuat banyak warga harus memutar otak agar penghasilan yang diperoleh cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Warga Jakarta Utara, Syamsudin Ilyas (42), menjadi salah satu yang merasakan beratnya tekanan tersebut. Menurut dia, biaya hidup yang terus naik tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan yang memadai."Persaingan pekerjaan juga, kemudian biaya ekonomi, apalagi sekarang harganya melambung tinggi, terutama ketika harga bensin naik drastis, seperti Pertamax," kata Syamsudin saat ditemui Kompas.com, Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Cara Mengakses Layanan Kesehatan Mental di Puskesmas Jakarta, Apakah Gratis?
Ia mengaku harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 150.000 per hari hanya untuk kebutuhan makan keluarga apabila memasak sendiri di rumah.
"Makan sehari bisa Rp 150.000, gaji tetap segitu-gitu saja," ujar dia.








