Driver Ojol Minta Tarif Dasar Dinormalkan, Bukan Komisi yang Dipangkas

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Kota Bekasi meminta aplikator dan pemerintah tidak hanya fokus memangkas komisi menjadi maksimal 8 persen, tetapi juga mengembalikan tarif dasar yang diterima mitra.

Mereka menilai persoalan utama bukan pada besaran komisi, melainkan terus menurunnya tarif dasar di tengah biaya operasional yang semakin tinggi.

"Saya berharap tetapi tarif dasar untuk driver dinormalkan lagi," kata salah seorang pengemudi ojol, Agus Nema (50) saat ditemui di Stasiun Bekasi, Rabu (1/7/2026).